Warga Minta Kementerian ESDM Tambah Pasokan BBM ke Subulussalam, Antrean Panjang di SPBU Kian Meresahkan

News 25 Jul 2026 12:35 2 min read 328 views By Jaka

Share berita ini

Warga Minta Kementerian ESDM Tambah Pasokan BBM ke Subulussalam, Antrean Panjang di SPBU Kian Meresahkan
Kelangkaan BBM kembali terjadi, masyarakat berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret agar distribusi energi di Kota Subulussalam kembali normal.


PORTAL RAKYAT- SUBULUSSALAM – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Subulussalam kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera menambah kuota pasokan BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Salah seorang warga Subulussalam, Ali Imran, mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan sangat mengganggu aktivitas masyarakat.Sabtu (25/07/2026).


"Sudah beberapa bulan ini antrean kendaraan di dua SPBU terus terjadi. Kami harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM. Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat, terutama yang menggantungkan pekerjaan dari kendaraan setiap hari," ujar Ali Imran.


Menurutnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM bersama PT Pertamina perlu segera mengevaluasi distribusi dan kuota BBM untuk Kota Subulussalam. Ia menilai kebutuhan BBM masyarakat terus meningkat, sementara pasokan yang tersedia belum mampu mengimbangi permintaan.


Selain menyita waktu, antrean panjang juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Kendaraan angkutan barang, hasil pertanian, hingga pelaku usaha harus rela mengantre berjam-jam sehingga distribusi barang menjadi terhambat.

Ali Imran berharap Pemerintah Kota Subulussalam turut aktif menyampaikan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat agar segera ada solusi yang nyata.


"Kami hanya berharap pasokan BBM ditambah sehingga masyarakat tidak lagi mengantre panjang setiap hari. BBM adalah kebutuhan utama yang sangat memengaruhi aktivitas dan perekonomian masyarakat," katanya.


Masyarakat berharap Kementerian ESDM bersama PT Pertamina segera mengambil langkah konkret melalui penambahan kuota dan pengawasan distribusi BBM sehingga kebutuhan energi di Kota Subulussalam dapat terpenuhi dengan baik dan antrean panjang di dua SPBU tidak terus berulang.(ytp)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Portal Rakyat
Chat with us on WhatsApp