Seleksi Kepala Kampong Dimulai, 16 Bakal Calon Jalani Tes Baca Al-Qur'an di Simpang Kiri
PORTAL RAKYAT - SUBULUSSALAM – Sebanyak 16 bakal calon kepala kampong dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, mengikuti tes baca Al-Qur'an yang digelar di Masjid Al-Munawarah, Kampong Subulussalam Selatan, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan wajib dalam proses pencalonan kepala kampong sebelum penetapan calon yang akan mengikuti pemilihan.(Selasa,14/07/2026).
Pelaksanaan tes berlangsung tertib, khidmat, dan mendapat perhatian masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam, unsur Muspika Kecamatan Simpang Kiri, 16 Ketua Panitia Pemilihan Kepala Kampong (P2K) se-Kecamatan Simpang Kiri, serta tim pendukung masing-masing bakal calon dan masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya tahapan seleksi. Setiap bakal calon mengikuti ujian secara bergiliran di hadapan tim penguji yang menilai kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid, makharijul huruf, kelancaran membaca, serta adab dalam membaca Al-Qur'an.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Simpang Kiri, Ustaz Syukran, mengatakan bahwa tes baca Al-Qur'an merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan setiap bakal calon kepala kampong memiliki kemampuan dasar dalam membaca kitab suci Al-Qur'an.
"Tes baca Al-Qur'an ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan para bakal calon kepala kampong dalam membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Sebagai calon pemimpin di tengah masyarakat yang mayoritas beragama Islam, kemampuan membaca Al-Qur'an menjadi salah satu nilai penting yang diharapkan dimiliki setiap calon," ujar Ustaz Syukran.
Ia menambahkan, proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional oleh tim penguji, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan masing-masing peserta.
Menurutnya, pelaksanaan tes baca Al-Qur'an ini tidak hanya menjadi pemenuhan persyaratan administrasi, tetapi juga mencerminkan komitmen untuk melahirkan pemimpin kampong yang memiliki integritas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Hasil tes baca Al-Qur'an selanjutnya akan menjadi bagian dari kelengkapan tahapan pemilihan kepala kampong di Kecamatan Simpang Kiri. Seluruh proses diharapkan berjalan secara transparan, jujur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga menghasilkan pemimpin kampong yang berkualitas dan mendapat kepercayaan masyarakat.(tm)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles