BPS Laksanakan Sensus Ekonomi di Subulussalam Timur, Pelaku Usaha Diminta Berikan Data yang Akurat
PORTAL RAKYAT-SUBULUSSALAM – Badan Pusat Statistik (BPS) mulai melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Desa Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendataan nasional yang dilakukan secara serentak untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha di Indonesia.
Sejak beberapa hari terakhir, petugas sensus BPS terlihat mendatangi rumah-rumah warga, toko, warung, usaha rumahan, hingga berbagai unit usaha lainnya untuk melakukan pendataan secara langsung. Petugas mengenakan atribut resmi BPS dan dilengkapi dengan identitas saat menjalankan tugas di lapangan.
Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Pada pelaksanaan tahun 2026, BPS mendata seluruh pelaku usaha nonpertanian, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar. Data yang dikumpulkan meliputi identitas usaha, karakteristik usaha, tenaga kerja, penggunaan teknologi, hingga informasi ekonomi lainnya.
Kepala Desa Subulussalam Timur, Wahda, S.E., mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas.
"Sensus Ekonomi sangat penting karena menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap seluruh warga menerima petugas BPS dengan baik dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya," ujarnya.
Menurut BPS, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi acuan penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menyusun program pembangunan berbasis data. Informasi yang diperoleh juga akan digunakan untuk memetakan potensi ekonomi hingga tingkat desa, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.
Masyarakat diimbau tidak perlu khawatir terhadap data yang diberikan. Seluruh informasi responden dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Dengan partisipasi aktif masyarakat, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai fondasi perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan, termasuk bagi kemajuan Kota Subulussalam.(Atk)
Komentar (0)
Belum ada komentar.